Rabu, 18 Maret 2020

  Atur Server Email Web pada Sistem Operasi Linux





1. Pengertian Web Mail Server
Web mail server adalah sarana yang memungkinkan pengguna dapat mengakses e-mail melalui web dalam kata lain web mail server adalah antarmuka dengan kata lain e-mail yang dapat di dalam web sehingga dapat diakses melalui e-mail tersebut kita harus membuka web terlebih dahulu dengan koneksi internet dan berbasis webmail ini dapat diakses menggunakan browser web explorer internet, firefox dan opera, google crome, safari, netcape dan lain-lain.

Saya membahas sebelum mempraktekkan tutorial ini, alangkah-langkah terlebih dahulu sebelum menginstal dan mengatur server DNS yang dapat dibaca di sini , karena konfigurasinya saling berhubungan.

2. Manfaat web mail
Manfaat menggunakan web mail dapat digunakan untuk mengirim surat, tidak perlu ke kantor pos, cukup duduk di depan komputer yang terhubung Internet dan ketik pesan yang lalu dikirim ke alamat tujuan dan Hanya dengan hitungan detik e-mail dapat diakses ke seluruh dunia langsung. Selain itu pesan yang dikirim tidak hanya teks (tulisan) saja. Isi e-mail dapat berupa gambar, foto, video, program, bahkan suara.Web mail pastinya sudah sangat dikenal dan digunakan banyak orang di dunia ini. Dengan email web kita dapat saling berkirim email dengan teman, atau ke alamat email tertentu. Selain mengirim email dalam bentuk teks, kita juga dapat mengirim email berupa file, dll. Dengan web mail kita bisa berkirim dan menerima email dengan kita, kita juga bisa mengirim email dalam bentuk teks dan lain-lain.

3. Pengenalan SquirrelMail
SquirrelMail merupakan salah satu email web yang menghasilkan HTML 4.0 valid untuk presentasi, sehingga kompatibel dengan kebanyakan browser web saat ini. Email web SquirrelMail menggunakan plugin arsitektur untuk mengakomodasi fitur tambahan mengenai aplikasi inti, dan lebih dari 200 plugin tersedia di situs web SquirrelMail.

SquirrelMail merupakan perangkat lunak berbasis sumber terbuka yang memenuhi persyaratan GNU / Lisensi Publik Umum (GPL) versi 2. SquirrelMail web mail disertakan dalam repositori yang lebih banyak tersedia dalam varian linux dan diunduh tersedia bebas oleh ribuan orang setiap bulan.

4. Instalasi dan Konfigurasi Web Mail Server

# 1 Instal layanan postfix, kurir-imap, kurir-pop, squierrmail, dan dovecot dengan permintaan berikut:
#apt-get install postfix courier-imap courier-pop
#apt-get install dovecot-imapd dovecot-common

# 2 konfigurasi file main.cf pada direktori / etc / postfix dengan perintah berikut:

#nano /etc/postfix/main.cf
Sesuaikan konfigurasi dan tambahkan skrip home_mailbox = Maildir / pada baris paling bawah seperti berikut ini:
myhostname = erlanggafikri.com
alias_maps = hash:/etc/aliases
alias_database = hash:/etc/aliases
myorigin = /etc/mailname
mydestination = erlanggafikri.com
relayhost =
mynetworks = 0.0.0.0/0
#mailbox_command = procmail -a "$EXTENSION"
mailbox_size_limit = 0
recipient_delimiter = +
inet_interfaces = all
default_transport = smtp
relay_transport = smtp
inet_protocols = all
home_mailbox = Maildir/

# 3 Konfigurasikan file ke depan yang sesuai pada direktori / var / cache / bind / dengan perintah berikut:

#nano /var/cache/bind/forward
Jika file forward tidak tersedia, lakukan instalasi dan konfigurasi server DNS yang dapat diatasi di sini .

Tambahkan konfigurasi berikut:

mail IN CNAME NS
ftp IN CNAME NS
Pastikan konfigurasi file seperti berikut ini:



# 4 Membuat mail direktori yang berfungsi sebagai direktori inbox. Pesan yang masuk diminta akan disimpan sementara dalam direktori tersebut. Agar direktori ini dibuat secara otomatis pada direktori home setiap pengguna, maka harus dibuat pada direktori / etc / skel / dengan perintah berikut.
#mkdir /etc/skel/Maildir

# 5 Konfirmasikan server email web dengan file dibuka 000-default.conf pada direktori / etc / apache2 / sites-available / dengan permintaan berikut:

#nano /etc/apache2/sites-available/000-default.conf
Tambahkan ServerName dengan sub domain yaitu mail.rinosafrizal.com, kemudian pindah direktori penyimpanan situs web squirrel mail ke direktori usr / share / squirrelmail, dengan mengatur pendaftaran berikut pada baris paling bawah

Dapatkan file script 000-default.conf seperti pada gambar di bawah ini:





# 6 konfigurasi file dovecot.conf pada direktori / etc / dovecot / dengan perintah berikut:

#nano /etc/dovecot/dovecot.conf
Lalu tambahkan skrip pada baris paling bawah

mail_location = maildir:~/Maildir

# 7 Restart layanan postfix, bind9, apache2, dan dovecot dengan perintah berikut:

#/etc/init.d/postfix restart
#/etc/init.d/bind9 restart
#/etc/init.d/apache2 restart
#/etc/init.d/dovecot restart


 


5. Pengujian Web Mail Server
Lakukan pengujian melalui browser web seperti opera, firefox, atau crhome dengan memasukkan alamat url berikut: http://mail.erlanggafikri.com

Jika halaman tidak ditemukan, konfigurasi server DNS dengan perintah yang diikuti:

#nano /etc/resolv.conf
Ketikkan:

nameserver 192.168.137.4

Jika berhasil maka akan muncul halaman utama web mail server dari SquirrelMail. Gunakan nama / pengguna dan kata sandi yang digunakan untuk login ke OS linux.





Jika setelah login berhasil ditemukan pesan kesalahan, silakan cek konfigurasi dovecot.conf. Pastikan mengkonfigurasi mail_location = maildir: ~ / Maildir
ada dan / ditulis dengan benar.






Mulai kembali layanan dovecot dengan perintah berikut:

#/etc/init.d/dovecot restart






APLIKASI PENTING DALAM mail server linux




Hasil gambar untuk logo fetchmail
Salah satu aplikasi penting dalam instalasi dan setup email server berbasis Linux adalah Fetchmail. Banyak tutorial yang menjelaskan cara instalasi email server pada Linux yang berhenti hanya pada akses SMTP dan POP3 saja.
Padahal, tanpa fetchmail yang digunakan untuk mengambil email dari hosting, email server seperti macan ompong, kecuali kita memang memasang server kita sebagai email server public, yang tentunya membutuhkan setting yang lebih ketat dibandingkan menempatkannya pada Server hosting.

Berikut adalah komponen yang dibutuhkan untuk melakukan setup Email Server secara lengkap :
1. SMTP (Simple Mail Transfer Protocol) Server, digunakan untuk mengirim email baik dari dalam (internal) keluar (eksternal) maupun sebaliknya. Bisa menggunakan Postfix, QMail, Exim, Sendmail dan lain-lain.

2. POP (Post Office Protocol) Server, biasanya menggunakan POP3, digunakan untuk proses penyimpanan email yang nantinya akan diambil oleh email client.

3. IMAP (Internet Message Access Protocol), protokol yang memperbolehkan pengambilan email tanpa harus didownload ke email client. Contoh penggunaan IMAP yang paling sering adalah akses web mail
.
4. Fetchmail, Aplikasi yang digunakan untuk mengambil email dari server lain dan mendistribusikannya kepada member email server internal

5. Procmail, aplikasi untuk mendistribusikan email kepada member yang sesuai. Untuk setting standar, fungsi Procmail sudah disediakan oleh Fetchmail

6. Aplikasi tambahan, misalnya antivirus (KlamaV, Amavisd), Anti spam (SpamAssasin, Maia MailGuard, TMDA) dan lain-lain
.
Saat saya melakukan setting email server lk 1 tahun yang lalu-Juni 2006, pencarian dokumentasi Fetchmail cukup memusingkan karena contoh yang digunakan kerapkali tidak sesuai dengan yang ada pada distro terkini. Berikut adalah langkah-langkah untuk menjadikan Fetchmail berfungsi pada distro OpenSuSE dan keluarga SuSE lainnya. Saya sudah mencoba pada OpenSuSE 10.0, 10.1, 10.2, SLED dan SLES. Bagi rekan-rekan yang menggunakan distro lain, silakan disesuaikan.

Setup Fetchmail

1. Install Fetchmail

Aplikasi Fetchmail sudah disertakan pada CD / DVD SuSE. Kita bisa menggunakan yast untuk menginstalasinya. Jika menggunakan konsole, ketikkan perintah berikut :
yast -i fetchmail

2. Ubah konfigurasi fetchmail

Konfigurasi fetchmail disimpan pada home directory user dengan nama .fetchmailrc. Jika masuk sebagai root, file .fetchmailrc disimpan pada /root, sedangkan jika masuk sebagai user biasa, file .fetchmailrc disimpan pada /home/namauser. File ini merupakan tipe dot file, yang artinya merupakan file hidden dilingkungan Linux. Jika menggunakan Konqueror untuk mencari file ini, aktifkan pilihan "View | Show Hidden Files".
Berikut adalah 2 contoh konfigurasi Fetchmail, silakan copy paste jika takut salah.

### SETTING UNTUK DOMAINPOP ###set no bouncemailset postmaster postmaster@vavai.co.idpoll mail.vavai.co.id with protocol POP3, with optionslocaldomains vavai.co.idno dnsenvelope "Envelope-to"user "domainpop@vavai.co.id" there with password "domainpop" is *herewith options rewrite mimedecode fetchallpass8bits

### SETTING UNTUK MULTIPOP ###poll mail.vavai.co.id with protocol POP3, with optionslocaldomains vavai.co.idno dnsenvelope "Envelope-to"user "vavai@vavai.co.id" there with password "mypswd" is vavaiherewith options rewrite mimedecode fetchallpass8bits

Sesuaikan nama email server hosting, nama user dan passwordnya.
Untuk menjalankan fetchmail, kita tinggal mengetikkannya pada konsole dengan perintah,
fetchmail.
sedangkan untuk mengeset agar selalu jalan tiap 5 menit, kita bisa mengetik perintah :
fetchmail –daemon 300Kita bisa menggunakan fetchmailconf untuk melakukan konfigurasi fetchmail menggunakan model GUI sederhana, namun saya lebih menyarankan penggunaan webmin untuk melakukan perubahan atau ubah langsung melalui file .fetchmailrc. Satu hal yang perlu diperhatikan adalah opsi envelope "Envelope-to" karena sebagian email server ISP memiliki konfigurasi macam-macam untuk alamat yang harus diparsing, misalnya delivered-to. Pengalaman saya, penggunaanĂ‚ envelope "Envelope-to" dapat berlaku standar untuk sebagian besar email server ISP.

Komentar

Postingan populer dari blog ini